Garis Dua (Late Post)

Bagi pasangan yang sudah menikah, memiliki keturunan merupakan sesuatu yang sangat didambakan, tidak terkecuali dengan saya. Setelah menikah, saya dan suami memang tidak menunda untuk memiliki momongan. Namun memang setelah menikah saya tidak langsung ikut suami tinggal di Tolikara. Alasannya karena saya masih bekerja, sayang untuk ditinggalkan. Selain itu karena suami belum punya tempat tinggal yang memadai untuk kami jika saya ikut ke sana. Oleh karena itu, kami tidak kecewa ketika Allah belum mempercayakan buah hati untuk kami.

Ketika akhirnya saya berhenti dari pekerjaan saya untuk menemani suami, kami tetap berusaha dan lagi-lagi belum beruntung. Ketika saya dan suami pulang dan saya tidak ikut dulu karena ada pekerjaan Sensus Pertanian (ada di posting yg dulu), saya sudah melakukan pemeriksaan program kehamilan (bahkan sejak sebelum menikah). Secara umum normal, cuma karena sayanya kegendutan, jadi harus menurunkan beberapa kilo berat badan saya. Berdasarkan hasil pemeriksaan USG transvaginal yg dilakukan hari pertama dan ke-14 menstruasi, sel telur saya kecil-kecil sehingga bisa sulit hamil. Oleh karena itu, saya disarankan untuk menurunkan BB saya, klo gak perlu diberi obat penyubur rahim. Pada pemeriksaan selanjutnya saya dicek lagi dan ternyata berat badan saya lumayan mendekati idealnya saya sehingga tidak perlu obat penyubur.

Sewaktu saya ikut suami yg pertama kali, saya hanya berbekal testpack 3 buah saja sehingga pakai testpack-nya pun dieman-eman. Maklum mau beli di mana, apotek gak ada. Karena siklus haid saya kadang maju dan mundur, saya baru cek klo telatnya sudah lama dan biasanya selalu negatif. Makanya begitu saya ikut lagi setelah ST kelar (habis lebaran tahun lalu), saya bawa 10 testpack yg harganya murah saja biar bisa dipakai buat cek2 (opo sisan dodolan wae yo?)

Singkat cerita, perjalanan dari Jakarta-Jayapura dan Jayapura-Wamena berlangsung dengan lancar. Begitu juga dengan Wamena-Karubaga, hanya ketika di Karubaga mobilnya sempat masuk ke lubang sehingga naiknya agak susan, sampai sayanya terpental di mobil. Untung bail-baik saja. Tidak terasa sudah hampir 2minggu di Karubaga dan saya belum mendapat siklus haid saya. Biasanya sih telat 1 minggu wajar, makanya saya gak ngecek daripada liatnya garis satu lagi. Tapi suami nyuruh untuk ngecek aja, kan bawa banyak ini. Saya pengennya kalau sudah telat 40 hari saja baru cek. Namun karena saya pun sudah gak sabar, jadi besoknya saya cek saja, tapi saya gak mau berharap banyak. Karena sudah sering, jadi sudah hapal dong bagaimana cara pakainya. Begitu hasilnya keluar, mungkin saya masih ngantuk, jadi saya salah baca hasilnya. Saya bilang sama suami kalau negatif karena menurut petinjuk harusnya 3 garis, tapi ini cuma 2 garis. Ya sudah gak apa-apa, walopun kadang kalau denger teman yg nikahnya setelah kita tapi sudah momongan agak iri gitu ya. Namun saya baca lagi petunjuknya, di situ bilangnya garis dua. Waktu suami saya yg lihat testpack-nya, ada garis dua. Berarti tandanya positif, alhamdulillah akhirnya gak cuma satu garis saja.

Kemudian tanggal 2 September 2013, saya periksa di Puskesmas Plus (Puskesmas yg ada rawat inapnya). Berdasarkan HPHT (19 Juli 2013), saya sudah hamil 6 minggu. Karena di sini gak ada alat USG, jadi cuma diperiksa tekanan darah, berat badan, dan ukur lingkar lengan atas, serta disuntik TT karena saya terakhir suntik hampir 2tahun yang lalu (sebelum nikah). Saya baru tahu kalo suntik TT itu 5 kali untuk seumur hidup. Ya sudah saya pun mengulang suntik TT dari awal. Setelah disuntik dan diperiksa, saya pun diberi vitamin tambah darah dan vitamin B kompleks yang harus diminum setiap hari selama 1 bulan.

Akhirnya yang dapat saya simpulkan dari cerita saya adalah:

Tidak ada doa yang tidak dikabulkan. Bisa jadi ditunda waktunya atau diganti dalam bentuk lain (kalau untuk kasus saya ditunda waktunya, selama ini dianggap belum siap). Maka berusaha & tidak lupa berdoa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s